Terpaan puting beliung itu terjadi sekitar pukul 14.00. Saat itu, angin bertiup kencang dari arah utara ke selatan. Dalam sekejab, puting beliung memporak-porandakan atap bangunan rumah yang dilaluinya, dan membuat warga panik berhamburan keluar rumah.
Lihat Juga : Berani Nutup Karaoke Berani Cari Solusi Juga.
Kepala Desa Sundoluhur Kecamatan Kayen, Jamian kepada radio PAS Pati mengatakan, akibat terpaan puting beliung yang berlangsung sekitar 15an menit itu, ratusan rumah warganya mengalami kerusakan. Dari yang rusak ringan hingga rusak berat.
“Krononloginya itu angin besar itu, bertiup dari utara ke selatan berbentuk naga. Lebih kurang jam 14.00. Yang rusak tadi saat ini masih didata sekitar 100an. Yang rusak berat itu, masih berdiri tapi bangunan rumah berdinding anyaman bambu bertiang kayu sudah miring, dan membahayakan penghuninya itu ada 4 unit rumah,” kata Jamian.
Selain rumah warga, puting beliung juga memporak-porandakan atap bangunan Sekolah Dasar, Balai Desa Sundoluhur, dan sebuah gudang tempat pembuatan kasur.
Saat ini, warga yang mengalami kerusakan, langsung melakukan perbaikan dibantu aparat TNI dan Kepolisian, serta personil Taruna Tanggap Bencana (Tagana) BPBD Kabupaten Pati.
“Untuk kerugian, petugas kami masih melakukan pendataan. Nanti setelah semuanya terdata segera kami sampaikan ke Pemkab Pati,” kata Kades Sundoluhur, Jamian.
Sumber : Pasfmpati.com
Add Your Comments