-->

Disqus for Sidorame

Kecelakaan Tabrak lari di Jekulo Kudus

Kudus - Tidak ada yang mengetahui kapan ajal akan menjumpai. Tidak mengenal waktu dan tempat yang merupakan sebagai rencana Tuhan, namun kita sebagai umat beragama harus selalu meyakininya. Begitulah sedikit kutipan dari seorang warga yang turut memberikan sedikit ucapan belasungkawa kepada korban. Iya siapa yang tidak terkejut atas meninggalnya Nur Yati Sahiroh warga desa Kauman RT. 3 RW 11, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Korban yang masih aktif menempuh pendidikan di bangku sekolah SMA 1 Jekulo ini dikenal oleh kawan - kawannya sebagai pribadi yang ceria, rajin, pintar, dan baik hati dilingkungan sekolah maupun disekitar tempat tinggalnya. Banyak temannya yang tidak menyangka korban meninggalkan dunia secara tragis.
"Anaknya baik mas, padahal tadi baru saja ketemu waktu selesai ujian sekolah tapi kaget saat mendapatkan informasi jika korban sudah meninggal dunia" ujar seorang teman korban kepada isknews.com sembari bersedu kehilangan kawan terbaiknya.
Korban yang genap berusia 18 tahun ini baru saja merayakan ulang tahunnya pada 24 November lalu.
Menurut informasi dari pihak keluarga jika sebelumnya korban berpamitan untuk mengikuti tambahan les disalah satu bimbingan belajar guna mempersiapkan ujian yang sedang ditempuh.
"Saya berharap semoga pengendara yang menabrak adik saya dapat bertanggung jawab. Semoga pihak kepolisian dapat segera mencarinya", ujar sodara korban yang mendatangi lokasi kejadian.
Banyak warga Kudus yang bersimpati dan berbelasungkawa, terlihat melalui laman akun facebook pribadi korban banyak warga masyarakat dan teman yang memberikan ucapan berduka cita.
Hingga saat ini pengendara yang melarikan diri setelah sebelumnya menabrak korban, data sudah dimiliki kepolisian dan masih dalam pencarian dibantu saksi serta warga yang kebetulan melihat kejadian tersebut.

sumber : isknews


Add Your Comments

Disqus Comments