Sidorame.Net Pati - Kecelakaan maut terjadi kemarin pagi di ruas jalur pantura Juwana- Batangan, Desa Bumimulyo, Kecamatan Batangan Kabupaten Pati.
Bus Nusantara bernopol K1450 BB menabrak Bus Mustika Jati bernopol K 1688 GA. Kecelakaan tersebut menewaskan satu orang dan delapan lainnya mengalami luka serta harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Korban tewas, yakni sopir Bus Mustika Jati, Edi Hartoyo, 42, warga Desa Genengmulyo, Juwana akibat tubuhnya terjepit kabin depan bus.
Lihat Juga :Seorang Mahasiswa STAIP Nyaris Tewas Di Tabrak PO Nusantara
Informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, Bus Nusantara yang disopiri Nurudin, 38, warga Desa Kaliwungu, Semarang, melaju dari arah Rembang menuju Kudus. Tibatiba, sopir Bus Nusantara terlihat berusaha menyalip truk yang berada di depannya. Ternyata dari arah berlawanan melaju Bus Mustika Jati. Lantaran tidak bisa menghindar, bus Nusantara langsung menghantam bus Mustika Jati.
Kerasnya benturan bagian depan Bus Mustika ringsek. Bahkan bus juga oleng ke kanan hingga menabrak pagar rumah milik Sri Sulastri yang berada di tepi jalur penghubung Jawa Tengah- Jawa Timur itu. Pemilik rumah, Sri Sulastri mengaku kaget dengan insiden tersebut. Dia juga tak menyangka pagar dan teras rumah yang baru diperbaiki sembilan bulan lalu itu rusak dihantam bus. “Semoga nanti ada gantinya,” ucap Sri Sulastri, kemarin.
Kasatlantas Polres Pati AKP Samsu Wirman mengatakan bangkai bus yang terlibat tabrakanlangsungdievakuasiagar tidak menghambat arus lalu lintas di jalur pantura. Para penumpang yang menjadi korban juga langsung dilarikan ke beberapa rumah sakit terdekat. “Satu penumpang yang luka berat kita bawa ke RSUD Soewondo Pati. Sedang tujuh penumpang luka ringan dilarikan ke Puskesmas Batangan. Untuk korban meninggal setelah diperiksa dibawa ke rumah duka,” ujarnya.
Baca Juga : Bus Pahala Kencana Kecelakaan Di Pati
Polisi juga mengamankan sopir Bus Nusantara Nurudin ke kantor unit laka Polres Pati untuk menjalani proses lebih lanjut. Penyebab pasti kecelakaan maut ini masih dalam penyidikan petugas. “Dugaan sementara karena sopir kurang hati-hati atau ceroboh saat menyalip,” tandasnya.
