| Sumber:CNN Indonesia |
“Menurut saya sih pertemuannya dia (Freeport) datang ke kantor. Dan dia datang ke kantor itu ada dua jam, dua jam itu menjelaskan program-programnya mengenai masalah Freeport, menyangkut masalah divestasi, smelter, menyangkut masalah perpanjangan,” ujar Setya di kediamannya, Jakarta, Rabu (18/11).
Baca Juga : DARI NIETSZHE UNTUK NOVANTOIa menjelaskan, Freeport meminta pembangunan smelter kalau bisa tidak di Papua, tetapi dibangun di Gresik. Setya menyatakan Freeport menilai di Gresik sudah siap segala sesuatu infrastrukturnya.